
Saturday, April 4, 2009
Tuesday, March 10, 2009
Kaos AMDers dari Repvblik AMD


yang udah di buat yang warna ijo, dari 100 helai yg dibuat keknya tinggal beberapa biji tuh abis dipesan orang. jadi tunggu kuota berikutnya hehe...
berikut ukuran yang tersedia :
Ukuran untuk cewek :
XS = Dada 41cm, Pinggang 38cm, Panjang 60cm
S = Dada 43cm, Pinggang 40cm, Panjang 62cm
M = Dada 45cm, Pinggang 42cm, Panjang 64cm
L = Dada 47cm, Pinggang 44cm, Panjang 66cm
XL = Dada 49cm, Pinggang 46cm, Panjang 68cm
XXL = Dada 51cm, Pinggang 48cm, Panjang 70cm
XXXL = Dada 53cm, Pinggang 50cm, Panjang 72cm
XXXXL = Dada 55cm, Pinggang 52cm, Panjang 74cm
Ukuran untuk cowok :
XS = Lebar 48cm, Panjang 68cm
S = Lebar 50cm, Panjang 70cm
M = Lebar 52cm, Panjang 72cm
L = Lebar 54cm, Panjang 74cm
XL = Lebar 56cm, Panjang 76cm
XXL = Lebar 58cm, Panjang 78cm
XXXL = Lebar 60cm, Panjang 80cm
XXXXL = Lebar 62cm, Panjang 82cm
[size=15pt]Harga Kaos untuk semua ukuran adalah Rp. 65.000 (belum termasuk ongkos kirim)
[/size]
Untuk menghindari calon pembeli yang tidak serius kami memberlakukan sistem sebagai berikut :
-Pembayaran di AMD-ERS dapat dilakukan melalui transfer ke rekening BCA/Mandiri/BNI (pilih salah satu).
-Pembatalan pemesanan hanya dilayani maksimal 3 hari sebelum uang di transfer (berlaku jika Anda hendak mengubah model atau ukuran) *sebaiknya via telpon /SMS agar cepat kami tanggapi*.
-Kami akan menginformasikan kepada Anda via email/PM/telp/SMS/YM jika barang sudah jadi dan siap dikirim.
-Jika dalam 3 hari setelah poin-poin diatas kami informasikan kepada Anda dan kami masih belum menerima pelunasan pembayaran, pesanan Anda kami anggap batal.
Apabila Anda berminat, silahkan kirim form pemesanan via email/telp/SMS/PM/YM dengan format pemesanan sebagai berikut :
Subject : [ORDER] kaos AMD-ERS T-Shirt
Kemudian sertakan
-Nama lengkap Anda :
-Alamat lengkap Anda :
-Kode pos : *Panduan melihat kode pos : Pos Indonesia atau filateli
-No. Hp yang aktif :
-Ukuran :
-Pembayaran via BCA/Mandiri (pilih salah satu) :
Contoh :
Subject : [ORDER] kaos AMD-ERS T-Shirt
-Nama : Adhie
-Alamat lengkap : Jl. Seturan No.7
Condong caturi, Sleman
-Kode Pos : 55283
-No. Hp yang aktif : 081 2279 78333 (Simpati) atau 0274 68 37936 (Flexi)
-Ukuran : L
-Bayar via : BCA
Setelah Anda mengirim form pemesanan, kami akan mengkonfirmasi kembali ke Anda bahwa pemesanan Anda telah masuk dan akan kami sertakan no. rekening Bank yang akan Anda transfer.
Jika masih ada pertanyaan, jangan sungkan untuk menghubungi kami melalui :
-email adhie_amders@yahoo.com
-email adhie_amders@hotmail.com
-YM ID : bz_adhie / adhie_amders
-Telp/SMS ke : Adhie 0812 27 7978 333 (Simpati) / 0274 68 37936 (Flexi) / 0858 7889 8587 (Mentari)
-PM
Anyway thx ya buat kesediaan waktu Anda untuk membaca sampai habis…
btw saya cuma bikin desain, segmen pesan memesan dan pertanyaan langsung kesini yak :
FB AMDers
kalo ada pertanyaan seputar AMD bisa langsung ke FB atau situs AMDers, coz blogger kadang lemot eh...
Sunday, September 28, 2008
Thursday, April 10, 2008
Comment yang berbahaya
Beberapa waktu yang lalu ada beberapa orang yang meninggalkan comment di blog saya ini untuk mengunjungi beberapa situs (kalo gak salah www.xp-protect2008) yang ternyata adalah metode pengaktifan/pembelokan perintah untuk menginfeksi PC milik kita. saat saya mengklik alamat tersebut loading web page tak lama ada perubahan alamat yang namanya agak aneh dan panjang. seketika itu browser firefox saya tertutup secara paksa dan muncul pesan bahwasnya komputer saya telah terinfeksi virus. langsung saya tekan tombol reset dan beruntung saja tidak terjadi sesuatu yang buruk. saat saya mencari informasi tentang situs ini ternyata ada pemilik blog yang juga mengalami hal yang sama, bahkan lebih parah dengan tidak bisa dikases blog miliknya secara wajar alias lambat sekali. si situs mcafee mensuspect situs mencurigakan tersebut sebagai aktivits malware. jadi beberapa posting saya lakukan repost akibat muncul comment orang2 tidak bertanggung jawab
Sunday, April 6, 2008
Preman Bill Gates Dari Tanah Abang
SEATTLE - Microsoft memberikan ultimatum kepada Yahoo untuk menerima tawarannya senilai 41 miliar dollar AS. CEO Microsoft, Steve Ballmer, Sabtu (5/4) waktu setempat, melalui surat ke Yahoo, mengancam bila sampai tanggal 26 April 2008 ini belum juga tercapai kesepakatan, maka Perusahaan pembuat software komputer itu akan melakukan tindakan pengambilalihan yang lebih keras serta dengan nilai yang lebih kecil. "Bila kami belum juga mendapatkan persetujuan sampai tiga minggu ke depan, Kami akan memaksa langsung melalui para pemegang saham anda," tulis Ballmer. Ballmer menambahkan, bila hal itu terjadi, pihaknya akan menominasikan jajaran direksi baru.
Microsoft telah menunggu jawaban Yahoo selama sembilan minggu mengenai tawarannya untuk membeli saham perusahaan pioner internet itu, senilai 31 dollar AS per saham. Namun Direksi Yahoo, Februari lalu sudah menolak tawawan sekitar 44,6 miliar dollar AS itu, dengan menyatakan tawaran tersebut masih di bawah nilai perusahaan.
Microsfot sendiri menegaskan tidak berencana untuk menaikkan tawarannya dan berharap Yahoo menerima tawarannya yang 62 persen diatas nilai pasar Yahoo. Bila berdasarkan harga saham pada penutupan Jumat, kesepakatan tersebut saat ini menjadi dibawah 41 miliar dollar AS. "Pasar ekuitas dan kondisi ekonomi melemah. Disaat yang sama, indikasi umum menunjukkan bahwa saham yahoo menurun, tulis Ballmer kepada direksi Yahoo.
Jajaran eksekutif kedua perusahaan itu dikabarkan telah bertemu pada awal pekan lalu, namun tetap tidak mencapai kesepakatan. Sementara pihak Yahoo belum berkomentar mengenai ultimatum perusahaan yang didirkan oleh Bill Gates tersebut. Mungkin saja bill gates adalah lulusan tanah abang, soal ancam-mengancam jagonya didunia maya.
Sunday, March 16, 2008
Ayat - Ayat Cinta
Tayang : 28 Februari 2008Genre : Drama Religius Roman/Percintaan
Sutradara : Hanung Bramantyo
Penulis Naskah : Salman Aristo & Ginatri S. Noer dari Novel Karya Habiburrahman El Shirazy
Produser : Manooj Punjabi
Rumah Produksi : MD Pictures
Durasi : 95 Menit
Klasifikasi Penonton : 13 Tahun Keatas (13+)
Portal : http://ayatayatcintathemovie.com/
Pemain :
Fedi Nuril sebagai Fachri
Rianti Cartwright sebagai Aisha
Zaskia Adya Mecca sebagai Noura
Melanie Putria sebagai Nurul
Carrisa Putri sebagai Maria
Oka Antara, Surya Saputra, Dennis Adiswara
Angin Segar dari Surga Film Indonesia
Baru diputar tanggal 28 februari lalu film ini menyedot lebih dari 2,3 juta penonton. Luar biasa untuk ukuran film indonesia. ini adalah rekor baru disusul naga bonar jadi 2 dengan 2 juta penonton. Antrian di bioskop terlihat panjang, bahkan ada yang menonton hingga 3 kali. Banyak komentar positif ditujukan pada AAC ini. meskipun filmnya sedikit berbeda dengan novelnya, namun perjuangan untuk mengangkat sebuah karya tulis menjadi sebuah movie adalah berhasil pada AAC. Ada satu nilai yang saya lihat pada film ini, terutama oleh para wanita yang melihatnya, adalah sosok Fahri yang menjadi lelaki sempurna idaman para wanita, ckck...
sedikit kekurangan pada pengambilan gambar, yaitu terjadinya kebocoran bomer (Alat tata suara) sampai beberapa kali. bnayak yang nyeletuk "apaan tuh". Tapi dari sisi cerita sangat bagus, bisa dilihat dari para penonton, krena merekalah yang menilai dan filmini dibuat.
Film pembangun jiwa
Dan... Film dibuka dengan adegan Fahri yang tengah kebingungan, karena file-file komputernya hilang, sehingga harus meminta bantuan tetangganya, Maria, dengan menampilkan dialog bahasa arab (yang kemudian juga mengisi sebagian film) beserta teks terjemahan.
Duarr.... Sebuah awalan yang sangat tidak terduga dan mengejutkan, pilihan yang cukup cerdas, namun khas. Dengan bahasa gambar Hanung merangkai sebuah kekikukan saat seorang perempuan bukan muhrim memasuki flat bertuliskan Baiti Jannati tempat Fahri dan kawan-kawan tinggal, mulai dari membetulkan posisi duduk hingga saat Syaiful telat memberitahu kawannya (Dennis Adhiswara) untuk tidak keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk dan celana pendek. Kejadian yang merupakan simbolisasi yang baik dari akhlak Fahri dan kawan-kawan saat Maria yang cantik dengan ringan tangan membantu Fahri mengetik ulang proposal tesisnya.
Lalu, ceritapun bergulir, ke saat Fahri hendak pergi talaqqi ke tempat ustadz Usman, dengan runtun tergambar bagaimana Maria kemudian meminta tolong untuk membelikan disket dan menghadiahkan ashir mangga kepada Fahri, langkahnya sempat terhenti sebentar oleh adegan Noura yang sedang disiksa oleh Bahadur didepan orang banyak tanpa ada yang berani menghalangi hingga akhirnya ia sampai di tempat ustadz Usman. Perjalanan pulang dari talaqqi membawa Fahri dalam perkenalan secara tidak sengaja dengan Aisha, yaitu saat ia hendak menghalangi seorang Mesir yang membentak Aisha karena memberi tempat pada orang Amerika, meski untuk itu ia mendapat pukulan.
Sampai titik ini dapat terjelaskan bagaimana Salman dan Ginatri, pasangan yang menulis skenario film ini mencoba untuk membuat sebuah plot cerita yang padat, merangkum sekian ratus lembar halaman novel kedalam skenario yang memiliki berbagai keterbatasan tanpa mengurangi inti cerita maupun sisi menarik lainnya.
Sentuhan seorang Hanung (Sutradara peraih Citra 2004 dan 2007) tetap terlihat lewat bahasa gambar yang sangat dikuasainya serta menampilkan berbagai detail yang “tertulis” menjadi terucap atau hanya tervisualisasikan sesaat. Namun sangat disayangkan ketika kita harus membayangkan Mesir sebagai latar film, maka simbolisasinya tidak dapat terlihat dengan jelas, kemegahan Mesir sebagai salah satu pusat kebudayaan tertua tidak terbangun. Setting Al Azhar juga gagal, mungkin karena figuran yang menjadi siswa-siswinya kelihatan terlalu Indonesia. Sementara sungai Nilnya sendiri tidak terlihat anggun dengan angle kamera yang hanya melulu mengambil jembatan dan air dibawahnya. Entah apa yang terjadi sehingga menyebabkan film ini menjadi “miskin” dalam pengadeganan di luar ruangan.
Hal berbeda ditunjukkan dalam pemilihan karakter, semua karakter utama Fahri, Maria, Aisha, Nurul dan Noura yang dominan memang tampak tepat dimainkan oleh aktor dan aktrisnya. Nilai plus diperlihatkan oleh Carrisa Putri, sosok Maria, seorang gadis yang memendam cinta nampak hidup dalam dirinya. Namun untuk karakter pembantu terasa kurang mewakili, semuanya jadi terasa terlalu Indonesia dan tidak riil, beda sekali dengan pemilihan Carissa untuk Maria dan Rianti untuk Aisha dengan wajah non-pribuminya.
Sosok Fedi Nuril yang tidak kekar, ganteng dan bertampang alim memang terlihat cocok menjadi Fahri. Terlebih dengan peniadaan karakter yang ringkih dan sakit-sakitan berganti dengan sikap yang sedikit gentle, tetap butuh curhat dengan teman dan bisa meledak seperti ditunjukkan saat ia marah-marah dipenjara, membuat ia terlihat sedikit manusiawi seperti yang diinginkan sang sutradara. Dan Fedi Nuril mampu memainkannya dengan meyakinkan.
Catatan juga layak dialamatkan pada beberapa adegan yang akan lebih baik jika dibawakan dengan dialog arab dengan teks terjemahan, seperti saat polisi menangkap Fahri atau saat ritual persidangan dimulai. Pemilihan adegan kecemburuan Aisha dalam film yang sedikit berlama-lama juga layak untuk dikritik, mengingat konflik yang langsung selesai dengan kata-kata Fahri kepada Aisha dan Maria yang mendadak berubah sikap.
Namun, film memang berbeda dengan novel, dengan keterbatasan durasi dan perbedaan mendasar dari bentuk tulisan ke bentuk audio visual, maka film ini cukup baik dan kreatif dalam menterjemahkan bebas isi novel Habiburrahman El Shirazy. Pemilihan angle bercerita dan eksplorasi yang dilakukan dalam beberapa dialog dan adegan mampu memberi sensasi tersendiri.
Adegan pemukulan terhadap Fahri diatas KRL tidak ada dalam novel, tapi pemunculannya justru mampu menghidupkan film dan memberi gambaran yang lengkap. Demikian pula dialog seorang tahanan dengan Fahri yang mengutip kisah nabi Yusuf ataupun simbolisasi lukisan dan salib yang menjelaskan latar belakang Maria yang dengan cerdas mampu menggantikan catatan dalam novel tanpa mengurangi makna.
Monday, January 28, 2008
Pemakaman suharto, cermin penghormatan bangsa
Banyak yang mengkritisi bagaimana sebuah pemakaman seorang mantan presiden begitu berlebihan hingga harus mengorbankan banyak kepentingan masyarakat diantaranya jadwal penerbangan yang terganggu, lalu lintas yang penuh dengan arak-arakan protokoler dan monopoli berita yang hanya menyuguhkan cerita seputar kematian mantan orang nomor satu indonesia tersebut.
Adalah Soesilo Bambang Yudoyono selaku presiden indonesia yang sempat berpikir apakah proses pemakaman seniornya itu menggunakan upacara kemiliteran atau tidak. Banyak pertimbangan yang harus diperhatikan untuk menjawab pertanyaan tersebut meskipun akhirnya suharto mendapatkan penghormatan terakhir layaknya seorang jendral dengan seabrek jasa yang mengiringi, pak SBY memerintahkan jajarannya untuk memfasilitasi segala prosesi tersebut bahkan ia turut hadir baik saat menyolatkan jenazah hingga sebagai inspektur upaca dipemakaman astana giri bangun karang anyar ja-teng.
Jika kembali menilik masa-masa sakit hingga wafatnya presiden pertama kita soekarno terdapat jauh perbedaan kondisi dari perawatan hingga upacara pemakamannya. Soekarno pada saat itu merupakan tahanan rumah oleh rezim orde baru, sakitpun mendapatkan pengobatan seadanya hingga meninggal seolah-olah ditutup-tutupi atau tidak terlalu dipublikasikan padahal ia seorang proklamator pencetus lahirnya negara indonesia, bandinngkan dengan suharto yang mendapatkan fasilitas super mahal berikut gegap gempita berita wafatnya yang bisa kita lihat serentak dilayar kaca. Ada selentingan yang beredar jika pengucilan itu adalah upaya agar soekarno tidak terekspos publik demi kestabilan pemerintahan masa itu. Perpeloncoan yang terjadi kepada mantan senior dari muridnya yang sedang berkuasa memang sering terjadi, budaya cari selamat, kebencian ataupun balas dendam mungkin saja lumrah terjadi pada masa pergantian kekuasaan.
Namun mengapa pak SBY begitu perhatian pada prosesi pemakaman suharto? Nurani berbicara, tentang apa yang disebut martabat bangsa dalam menghargai setiap insan yang berjasa untuk bangsa dan negara kita. Lepas dari kesalahan yang dilakukannya, pak harto pernah menjadi presiden kita lewat jasanya di TNI untuk mengusir penjajah hingga mengantarkannya menjadi jendral besar bintang lima. Selain itu kebijakan pemeritahannya untuk menstabilkan ekonomi yang carut marut sekitaran tahun 1967 mampu menurukan inflasi 600% menjadi 120% yang merupakan warisan rezim orde lama hanya dalam waktu 1 tahun dan itupun terus menurun menjadi 10% setahun kemudian. Tidak mungkin seorang mantan presiden dan jenderal besar tidak diperhatikan kehidupan ataupun prosesi pemakamannya, meski begitu sejauh mana hukum terus berjalan adalah kebijakan pemerintah yang memutuskannya.
Dari jasa tersebut sepantasnya jika beliau mendapatkan upacara penghormatan seperti yang telah dilakukan tanggal 28 januari ini. Merupakan kemuliaan sikap arif dan bijaksana dicerminkan pak SBY yang memutus tali kebencian yang berlangsung sejak lama. Hal ini setidaknya menjadi tonggak awal bangsa kita untuk menjadi bangsa yang lebih bermartabat dalam usahanya menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan yang mendahului kita.
Selamat jalan pak harto…
